MEXICO CITY, Thiscover.id – Meksiko membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan pada laga Grup A di Mexico City Stadium, Kamis (11/6/2026).
Julian Quinones mencetak gol pembuka sebelum Raul Jimenez menggandakan keunggulan untuk mengamankan tiga poin pertama El Tri.
Quinones membawa Meksiko unggul setelah memanfaatkan keberhasilan Erik Lira merebut bola dari Sphephelo Sithole.
Penyerang berusia 29 tahun itu kemudian melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams.
Meksiko tampil agresif sejak menit awal. Raul Jimenez sempat mengancam melalui tendangan keras yang memaksa Williams melakukan penyelamatan penting.
Hingga turun minum, Afrika Selatan masih bertahan dengan selisih satu gol berkat sejumlah penyelamatan sang kapten serta bantuan tiang gawang yang menggagalkan peluang kedua Quinones.
Keadaan berubah semakin sulit bagi Afrika Selatan pada awal babak kedua ketika Sithole menerima kartu merah setelah menjatuhkan Jimenez yang berlari bebas menuju area berbahaya.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan tuan rumah. Quinones membangun serangan melalui kombinasi umpan dengan Jimenez sebelum mengalirkan bola kepada Roberto Alvarado.
Umpan silang Alvarado kemudian disundul Jimenez untuk membawa Meksiko unggul 2-0.
Menjelang akhir pertandingan, wasit kembali mengeluarkan dua kartu merah. Pemain pengganti Afrika Selatan, Themba Zwane, serta bek Meksiko, Cesar Montes, sama-sama harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Namun hasil akhir tetap berpihak kepada Meksiko.
Rekor Meksiko dan Debut Bersejarah Gilberto Mora
Kemenangan tersebut memperpanjang catatan positif Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia.
El Tri kini tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan pembuka terakhir mereka dengan raihan enam kemenangan dan dua hasil imbang.
Sebelumnya Meksiko menang atas Korea Selatan pada 1998, Kroasia pada 2002, Iran pada 2006, Kamerun pada 2014, dan Jerman pada 2018.
Mereka juga bermain imbang melawan Afrika Selatan pada 2010 serta Polandia pada 2022.
Laga ini juga menghadirkan catatan bersejarah bagi Gilberto Mora. Pemain berusia 17 tahun 240 hari itu menjadi pemain keenam termuda yang tampil di putaran final Piala Dunia.
Mora hanya kalah muda dari legenda Brasil Pele, Salomon Olembe, Femi Opabunmi, Samuel Eto’o, dan Norman Whiteside saat menjalani debut mereka di ajang empat tahunan tersebut.
Usai pertandingan, Quinones mengaku bangga bisa mencetak gol pertamanya di Piala Dunia.
“Saya senang dan bersemangat bisa mencetak gol pertama saya di Piala Dunia, di stadion yang luar biasa dengan dukungan suporter yang fantastis. Penting bagi saya untuk mengapresiasi apa yang dilakukan rekan-rekan setim untuk mengamankan tiga poin pertama ini,” kata Quinones.
Pemain sayap Roberto Alvarado yang menyumbang assist untuk gol Jimenez juga mengungkapkan kebahagiaannya bermain di hadapan pendukung sendiri.
“Rasanya sungguh luar biasa. Ini sesuatu yang selalu saya impikan, bermain dalam pertandingan sebesar ini di kandang sendiri. Saat jeda babak pertama, Raul mengatakan kepada saya untuk mengirimkan umpan silang kepadanya. Saya berhasil melakukannya dan dia mencetak gol,” ujar Alvarado.
Sementara itu, kiper Afrika Selatan Ronwen Williams menilai timnya harus belajar dari kesalahan yang terjadi sepanjang pertandingan.
“Jika Anda melakukan kesalahan, mereka akan menghukum Anda. Pada level ini, kesalahan akan sangat merugikan. Kami akan terus berjuang, terus melangkah sebagai sebuah tim, dan kami akan menjadi lebih baik,” kata Williams.
Berkat kemenangan tersebut, Meksiko memimpin klasemen sementara Grup A dengan tiga poin dan selisih gol +2.
Republik Korea berada di posisi kedua dengan poin yang sama setelah mengalahkan Ceko 2-1, sedangkan Afrika Selatan menempati dasar klasemen. ***

